Cerita berikut ini disadur dari pengakuan pembaca sebuah majalah. Cerita ringan yang mengena. Nggak kebayang kalau saya yang harus mengalaminya.
Saat sepupu saya mencoba beberapa gaun di sebuah butik ternyata ukurannya tidak ada. Alasannya satu model baju satu ukuran. Sayapun berkomentar pada sepupu saya kalau model baju seperti ini bisa didapat di butik baju lain.
Lalu saya mengajak ngobrol wanita yang sudah lama berdiri di sebelah saya.
Dengan penuh semangat saya bilang kalau butik manapun yang hanya menyediakan satu ukuran untuk satu model baju pasti pemiliknya pelit dan anti rugi. Dengan tenangnya wanita itu menjawab jika ia adalah pemilik butik tersebut.
Sumber: Confessions @ Cosmopolitan